Selasa, 17 November 2015

Menejemen Resiko

Resiko merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, Ada pepatah mengatakan  tidak ada hidup tanpa resiko. Manajemen resiko adalah sebuah sistem pengawasan resiko serta sistem perlindungan inventaris, harta benda, keuntungan, dan hak milik sebuah badan usaha atau perusahaan atau pun perorangan dari kemungkinan kerugian yang dialami sebagai akibat adanya suatu resiko. Proses manajemen resiko meliputi beberapa kegiatan, yaitu identifikasi, evaluasi, dan kontrol atau pengendalian resiko yang bersifat mengancam dan dapat menimbulkan kerugian bagi suatu perusahaan yang tengah aktif menjalankan usaha. Dalam bidang manajemen resiko, definisi resiko sendiri yaitu suatu kemungkinan peristiwa atau keadaan yang bersifat mengancam terhadap target atau pencapaian tujuan suatu perusahaan. Proses pengelolaan risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha atau aktivitas perusahaan.
Langkah – langkah menejemen resiko:
Derajat Resiko
Derajat resiko merupakan suatu ukuran resiko lebih besar atau lebih kecil. Jika suatu resiko diartikan sebagai ketidakpastian, maka resiko terbesar akan terjadi bila terdapat dua kemungkinan hasil yang masing-masing mempunyai kemungkinan yang sama untuk terjadi.
1.      Klasifikasi Resiko

Ø  Risiko yang dapat diukur dan risiko yang tidak dapat diukur
Ø  Risiko financial dan risiko non financial
Ø  Risiko statis dan risiko dinamis
Ø  Risiko fundamental dan risiko khusus
Ø  Risiko murni dan risiko spekulatif
            
            Resiko Dalam Manajemen Resiko
Diklasifikasikan ke dalam :

Ø  Resiko operasional adalah resiko yang timbul karena tidak berfungsinya sistem internal yang berlaku, kesalahan manusia, atau kegagalan sistem. Sumber terjadinya resiko operasional paling luas dibanding resiko lainnya yakni selain bersumber dari aktivitas di atas juga bersumber dari kegiatan operasional dan jasa, akuntansi, sistem tekhnologi informasi, sistem informasi manajemen atau sistem pengelolaan sumber daya manusia.

Ø  Resiko hazard ( BAHAYA ) factor –faktor yang mempengaruhi akibat akibat yang ditimbulkan dari suatu peristiwa. Hazard menimbulkan kondisi yang kondusif terhadap bencana yang menimbulkan kerugian. Dan kerugian adalah penyimpangan yang tidak diharapkan. Walaupun ada beberapa overlapping (tumpang tindih) di antara kategori-kategori ini, namun sumber penyebab kerugian (dan risiko) dapat diklasifikasikan sebagai resiko sosial, resiko fisik, dan resiko ekonomi. Menentukan sumber resiko adalah penting karena mempengaruhi cara penanganannya.

Ø  Resiko Finansial adalah resiko yang diderita oleh investor sebagai akibat dari ketidakmampuan emiten saham dan obligasi memenuhi kewajiban pembayaran deviden atau bunga atau bunga serta pokok pinjaman.

Ø  Resiko strategic adalah resiko terjadinya serangkaian kondisi yang tidak terduga yang dapat mengurangi kemampuan manajer untuk mengimplementasikan strateginya secara signifikan.

Ø  Resiko fundamental adalah resiko yang penyebabnya tidak dapat dilimpahkan kepada seseorang dan yang menderita tidak hanya satu atau beberapa orang saja, tetapi banyak orang, seperti banjir, angin topan dan sebagainya.

2.      Analisa dan evaluasi resiko
3.      Respon atau reaksi untuk menanggulangi resiko tersebut


sumber  :
http://pengertianmanagement.blogspot.co.id/2012/11/management-resiko.html
http://khampenkkhan.blogspot.co.id/2014/12/manajemen-resiko.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar